Dua belas tahun

Pagi hari

Menatap mentari

Makan tergesa

Minum tak sempat

 

Dalam pikirku

Ahh.. aku merasa bodoh

Aku dibohongi

Ia dapat dicari

Dimanapun, kapanpun

Tak hanya disini

 

Salah satu jalan

Bisa kusebut jalan tikus

Untuk mencarinya

Untuk mencintainya

Untuk menciumnya

 

Secangkir kopi

Di pinggir jalan

Dengan kawan-kawan

Cukup simak

Layaknya santet

Ia akan datang

 

Sejahtera keilmuan